Detail Berita

Atmosfer Surajaya Kobarkan Lagi Gairah Sepak Bola Dendy Sulistyawan

14 September 2026

Gemuruh ribuan suporter yang memenuhi tribun Stadion Surajaya di laga kontra Persis Solo, seolah menghidupkan kembali aura lama markas Persela Lamongan yang pernah dikenal angker bagi tim-tim tamu.


Atmosfer itulah yang akhirnya kembali dirasakan Kapten Persela Lamongan Dendy Sulistyawan. Nyanyian dukungan dukungan menggema tanpa henti, menjadi tambahan energi bagi punggawa Laskar Joko Tingkir.


Laga kontra Persis Solo pada pekan perdana Championship 2026/2027 menjadi momen yang sangat spesial bagi penyerang kelahiran Ngimbang, Lamongan tersebut.


Bukan hanya karena Persela berhasil meraih kemenangan 2-0, tetapi karena untuk pertama kalinya setelah sekian lama, Dendy kembali bermain di Surajaya, dengan dukungan penuh LA Mania dan Curva Boys.


Musim lalu, Persela harus menjalani laga kandang tanpa kehadiran suporter akibat sanksi. Kondisi itu membuat atmosfer pertandingan di Surajaya terasa berbeda.


Kini, setelah sanksi tersebut berakhir, ribuan suporter kembali memenuhi stadion. Nyanyian, koreografi, dan gemuruh dari tribun membuat Dendy seolah kembali ke masa ketika Surajaya menjadi salah satu stadion yang sulit ditaklukkan.


Bagi Dendy, suasana tersebut membangkitkan kembali kenangan masa lalu. Setelah sekitar tujuh tahun berkelana bersama Bhayangkara FC dan merasakan berbagai atmosfer pertandingan, ia akhirnya kembali merasakan energi luar biasa dari rumahnya sendiri.


“Sangat luar biasa pertandingan tadi. Apalagi dengan dukungan yang stadion full kayak gini, sudah lama enggak saya rasakan. Mungkin terakhir saya rasakan waktu itu ketika lawan tim besar, terus waktu terakhir juga mungkin di Timnas,” kata Dendy seusai pertandingan, Minggu (13/9/2026).


Pesepakbola berusia 29 tahun itu mengaku sempat merinding ketika suara dukungan LA Mania dan Curva Boys menggema dari tribun Surajaya.


Gemuruh tersebut bukan hanya menjadi suntikan motivasi, tetapi juga membawanya kembali pada masa-masa awal ketika mulai mendapatkan tempat di tim utama Persela.


“Jadi kembali lagi ya seperti itu, gairah sepak bola kembali lagi,” ucapnya.


Atmosfer Surajaya yang kembali penuh membuat Dendy merasakan kembali salah satu alasan mengapa bermain sepakbola di Lamongan begitu istimewa. Dukungan suporter yang selama ini dirindukannya akhirnya kembali hadir secara nyata di belakang tim.


Persela mampu menjawab energi dari tribun dengan penampilan apik dan kemenangan 2-0 atas Persis Solo. Tiga poin tersebut sekaligus menjadi persembahan manis dalam laga perdana Championship 2026/2027 sekaligus penanda kembalinya LA Mania dan Curva Boys ke tribun Surajaya.


Bagi Dendy, kemenangan tersebut bukan hanya milik pemain. Tiga poin itu menjadi hadiah untuk seluruh suporter yang telah kembali memenuhi rumah Persela.


“Saya ucapkan terima kasih buat suporter semua. Kemenangan ini untuk semua suporter. Terima kasih,” pungkas Dendy.


Comments

ads bottom
    Sponsor Utama :
  • Sponsor Pendukung :