Gol tunggal Juninho Cabral pada menit ke-89 menjadi hadiah spesial untuk sang anak yang tengah berulang tahun. Gol tersebut sekaligus mengantarkan Persela Lamongan meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persiba Balikpapan dalam lanjutan kompetisi Championship 2026/27 di Stadion Batakan, Sabtu (19/9/2026) malam.
Juninho menjadi penentu kemenangan Persela setelah berhasil menuntaskan umpan Caique Souza melalui situasi bola mati. Sundulan penyerang asal Brasil itu membuat gawang Persiba bergetar sekaligus memecah kebuntuan yang bertahan hampir sepanjang pertandingan.
Bagi Juninho, gol tersebut memiliki arti lebih. Pelatih Persela Bima Sakti mengungkapkan, sang striker memang memiliki motivasi tambahan karena anaknya sedang merayakan ulang tahun.
"Juninho memang punya motivasi hari ini, dia ingin cetak gol karena anaknya ulang tahun. Sebab itu golnya tadi dipersembahkan buat anaknya," kata Bima usai pertandingan.
Gol tersebut menjadi jawaban atas perjuangan Juninho dan rekan-rekannya yang harus bekerja keras menghadapi rapatnya pertahanan Persiba.
Persela sebenarnya tampil agresif sejak awal laga. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, di antaranya melalui dua sepakan Dendy Sulistyawan dan tendangan keras Hambali Tolib. Namun, peluang tersebut masih mampu diamankan penjaga gawang Persiba.
Tekanan Persela berlanjut pada babak kedua. Tim asuhan Bima Sakti terus mencoba membongkar pertahanan tuan rumah. Persela bahkan sempat memiliki peluang melalui sundulan yang membentur mistar gawang.
Sementara sontekan Dendy Sulistyawan juga belum mampu mengubah kedudukan setelah masih bisa dibendung kiper Persiba.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-89. Caique Souza mengirimkan umpan terukur dari situasi tendangan bebas yang disambut Juninho Cabral dengan sundulan. Bola bersarang di gawang Persiba dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk Persela.
Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir.
Bima Sakti mengakui kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Persiba dinilainya mampu tampil disiplin dan solid dalam menjaga pertahanan.
"Alhamdulillah, hari ini kita bisa memenangkan pertandingan walaupun dengan kerja keras yang luar biasa dari pemain. Memang kita kesulitan untuk mencetak gol. Tim Persiba hari ini juga bermain cukup baik, solid, dan compact defense-nya sangat bagus," ujar Bima.
Pelatih berusia 50 tahun itu mengapresiasi mental para pemainnya yang tetap berusaha mencari gol hingga menit-menit akhir. Bima sebelumnya juga meminta pemain tidak kehilangan harapan meski pertandingan berjalan sulit.
"Saya bilang waktu di ruang ganti, 45 menit masih bisa. Oleh sebab itu, saya terima kasih buat pemain semuanya, bisa mencuri gol di menit akhir. Tentunya tidak lupa juga dukungan dari suporter," katanya.
Selain menjadi penentu kemenangan, gol tersebut diharapkan menjadi momentum bagi Juninho untuk meningkatkan performanya bersama Persela.
Bima menilai Juninho menunjukkan kerja keras sepanjang pertandingan. Meski beberapa kali mengalami benturan, pemain asal Brasil itu tetap menjalankan perannya sebagai ujung tombak sekaligus membantu tim ketika kehilangan bola.
"Saya sampaikan ke dia, jangan menjadi beban. Kita memang butuh goal getter. Dia bekerja luar biasa, naik-turun, kemudian tanggung jawab. Beberapa kali dia kena bentur tapi tetap melakukan tanggung jawabnya sebagai seorang striker," jelas Bima.
Bima pun berharap Juninho bisa kembali menemukan ketajamannya dan tampil lebih produktif bersama Persela musim ini.
"Dia musim lalu cetak gol sekitar 18, jadi mudah-mudahan tahun ini bisa lebih baik lagi," pungkasnya.
Comments