Persela Lamongan resmi menunjuk Bima Sakti sebagai pelatih kepala untuk menghadapi lanjutan kompetisi Championship musim 2025/2026. Eks pelatih Timnas Indonesia tersebut diperkenalkan secara resmi kepada publik di Stadion Surajaya Lamongan, Selasa (30/12/2025).
Dalam kesempatan perkenalan, Bima Sakti menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan manajemen Persela kepadanya untuk menukangi Laskar Joko Tingkir di putaran kedua kompetisi.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada pengurus Persela yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk menangani Persela di putaran kedua ini. Sekitar satu minggu lalu saya dihubungi pengurus Persela atas arahan Bapak Bupati,” ujar Bima Sakti.
Pelatih berusia 49 tahun tersebut mengungkapkan bahwa Persela Lamongan merupakan klub yang sudah lama ia kagumi sejak masih aktif sebagai pemain. Sejarah panjang dan deretan pemain berkualitas yang pernah membela Persela menjadi alasan kuat dirinya menerima tawaran tersebut.
“Saya mengidolakan Persela dari dulu. Banyak pemain bagus pernah ada di sini, seperti Marcio Souza, Fabiano Beltrame, Gustavo Lopez. Jadi saya tidak berpikir panjang lagi untuk menerima tawaran ini,” tambahnya.
Bima Sakti juga berharap dukungan penuh dari seluruh elemen, mulai dari suporter hingga insan media, agar Persela dapat bangkit dan tampil lebih baik ke depannya. Ia menegaskan terbuka terhadap kritik sebagai bagian dari tanggung jawabnya sebagai pelatih kepala.
“Saya mohon dukungan dari teman-teman media. Berita-berita positif itu penting untuk membangun motivasi pemain. Saya juga tidak anti kritik, terutama kepada saya sebagai pelatih,” tegas pelatih kelahiran Balikpapan tersebut.
Pemegang lisensi kepelatihan Pro-AFC itu juga menyebut kepercayaan penuh dari manajemen dalam urusan teknis tim menjadi salah satu faktor utama dirinya mantap bergabung dengan Persela.
“Satu poin yang membuat saya tidak berpikir panjang menerima tawaran Persela, karena saya dipercaya untuk mengurus tim secara teknis, termasuk dalam pemilihan pemain,” jelasnya.
Sementara itu, Penasihat Persela Lamongan, Yuhronur Efendi, menegaskan bahwa manajemen dan tim pelatih memiliki visi yang sejalan dalam membangun Persela secara berkelanjutan dan lebih modern.
“Kami memiliki visi yang sama untuk masa depan Persela. Banyak orang dengan idealisme yang sama di sini untuk membawa Persela terus berjaya,” ujar Yuhronur.
Ia juga memastikan dalam waktu dekat Persela akan mengumumkan struktur manajemen baru, termasuk penunjukan CEO serta kehadiran sponsor utama. Persela diarahkan menjadi klub yang dikelola secara profesional layaknya industri sepak bola modern.
“Harapan kami Persela menjadi sebuah industri sepak bola, yang terpisah antara pengelolaan manajemen dan tim. Soal target, tidak pernah berubah, bagaimana Persela bisa segera kembali ke kasta tertinggi,” pungkasnya
Comments