Persela Siap Tampil Maksimal Hadapi PSS di Surajaya
Persela Lamongan akan kembali berjuang dalam lanjutan Championship Grup 2, menjamu PSS Sleman. Laga tersebut akan digelar di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (1/3/2026) pukul 20.30 WIB.
Bermain di kandang menjadi momentum penting bagi Laskar Joko Tingkir untuk kembali ke jalur kemenangan. Setelah dua laga terakhir belum mampu meraih hasil maksimal, Persela bertekad bangkit dan mempersembahkan kemenangan bagi LA Mania.
Ujian Tanpa Dua Pilar Lini Depan
Pada pertandingan ini, Persela dipastikan tidak diperkuat dua pemain lini serang, yakni Titan Agung dan Jhon Edy Mena. Meski demikian, tim pelatih telah menyiapkan sejumlah opsi alternatif agar daya gedor tetap terjaga.
Pelatih Persela, Bima Sakti, menegaskan seluruh pemain dalam kondisi siap tempur.
“Ada dua pemain yang memang harus parkir dulu, yaitu Jhon Mena dan Titan. Tapi yang pasti, semua pemain dalam kondisi siap, dan besok kita akan tampilkan ada perubahan di posisi penyerang,” ujar Bima dalam konferensi pers jelang pertandingan, Sabtu (28/2/2026).
Situasi serupa juga dialami tim tamu yang kehilangan top skorer mereka akibat sanksi. Hal ini diprediksi membuat kedua tim sama-sama melakukan penyesuaian taktik di sektor depan.
Momentum Pembuktian
Absennya beberapa pemain utama menjadi peluang bagi pemain lain untuk unjuk kemampuan. Persela memiliki kedalaman skuad yang siap memberikan kontribusi maksimal demi menjaga asa bersaing di papan klasemen.
Bermain di Surajaya tentu menjadi suntikan motivasi tersendiri. Dukungan langsung suporter diharapkan mampu membakar semangat para pemain sepanjang 90 menit pertandingan.
Modal Positif Head to Head
Meski saat ini Persela berada di peringkat keenam dengan 30 poin, catatan pertemuan musim ini memberi kepercayaan diri tersendiri. Dalam dua pertemuan sebelumnya melawan PSS, Persela mencatat satu kemenangan dan satu hasil imbang.
Rekor tersebut menjadi modal penting bagi Laskar Joko Tingkir untuk kembali tampil percaya diri dan disiplin sepanjang laga.
Siap Tampil Fight di Kandang
Menurut Bima Sakti, posisi klasemen tidak bisa menjadi ukuran mutlak untuk menentukan hasil akhir dalam pertandingan sepakbola.
“Kita tahu Sleman sekarang peringkat atas, tapi sepak bola bukan matematika. Siapa yang bekerja keras, siapa yang siap, siapa yang fight besok malam, itulah yang bisa memenangkan pertandingan,” tegasnya.
Comments