Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, menegaskan timnya tidak akan meremehkan Persipal Palu dalam lanjutan pekan ke-25 Championship 2025/2026, meskipun calon lawan tengah berada dalam tren negatif.
Pertandingan yang akan digelar di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (18/4/2026) pukul 15.30 WIB tersebut, menjadi momen spesial bagi Laskar Joko Tingkir. Pasalnya, laga ini bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun Persela yang ke-59.
Bima Sakti memastikan seluruh pemain dalam kondisi siap dan termotivasi untuk memberikan penampilan terbaik di momen istimewa tersebut.
“Yang pasti pemain semua dalam kondisi siap, akan memberikan yang terbaik besok. Apalagi kita tahu besok momentum bagus buat Persela, karena pas di hari ulang tahun Persela,” ujar Bima Sakti dalam konferensi pers jelang pertandingan, Jumat (16/4/2026).
Secara performa, Persela tengah berada dalam tren positif. Dalam tiga laga terakhir, Persela mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang, termasuk saat menahan tuan rumah Persipura pada pekan sebelumnya.
Di sisi lain, Persipal Palu datang dengan catatan kurang baik. Tim berjuluk Laskar Tadulako tersebut mengalami empat kekalahan beruntun dan telah dipastikan terdegradasi.
Meski demikian, Bima Sakti menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh membuat para pemain lengah. Ia meminta anak asuhnya tetap fokus dan bekerja maksimal demi mengamankan poin penuh di kandang.
“Kita tidak boleh menganggap remeh. Saya sampaikan juga ke pemain, walaupun mereka sudah tidak ada kepentingan apa-apa, yang pasti mereka juga punya kualitas pemain bagus,” tegasnya.
Persela pun bertekad menjadikan laga kandang ini sebagai kado istimewa untuk hari jadinya, sekaligus menjaga tren positif di kompetisi musim ini.
Tekad untuk memenangkan pertandingan kontra Persipal juga disampaikan Muhammad Sadewa. Winger 19 tahun itu menyebut rekan satu timnya dalam kondisi siap tempur.
"Kondisi pemain sangat baik ya, dan saya harap mudah-mudahan besok pertandingan melawan Persipal Palu kami bisa diberikan tiga poin," ujarnya.
Sementara itu, pelatih Persipal, Andhika Mulia Pratomo, mengatakan kondisi tim yang sudah dipastikan turun kasta, sedikit banyak akan mempengaruhi mental pemain.
Tapi di sisi lain, kata Andhika, situasi ini membuat tim asuhannya tampil tanpa beban. Selain itu, laga yang tersisa juga menjadi etlase bagi para oemain, untuk menunjukkan kualitas terbaiknya, demi masa depan karier sepakbolanya.
"Sisa pertandingan ini pasti akan menjadi tantangan untuk pemain, karena musim depan pasti hampir sebagian besar pemain masih ingin bermain di Liga 2 bahkan ada yang di Liga 1. Nah, ini akan sebagai tantangan mereka bagaimana dia bisa menampilkan permainan terbaik agar musim depan mereka bisa laku di Liga 2 atau Liga 1," ucap Andhika.
Comments