Detail Berita

Kushedya Hari Yudo Tak Sabar Rasakan Atmosfer Persela, Siap Berjuang Bawa Laskar Joko Tingkir Bangkit

29 Juni 2026

Penyerang anyar Persela Lamongan, Kushedya Hari Yudo, mengaku antusias menyambut musim kompetisi 2026/2027 bersama Laskar Joko Tingkir.


Yudo menilai Persela memiliki sejarah panjang dan identitas kuat di sepak bola nasional. Karakter khas Jawa Timuran yang melekat pada Persela, juga menjadi salah satu alasan yang membuatnya semakin yakin menerima pinangan Laskar Joko Tingkir.


"Persela tim legend bagi saya. Maksudnya tim nama besar juga, sudah lama di Liga Indonesia, semua tahu Persela. Saya sangat bangga gabung Persela," ujar Yudo.


Mantan penyerang Arema FC itu merasa karakter permainan Persela sejalan dengan gaya bermain dan mentalitas yang selama ini ia pegang.


"Karakternya Jawa Timuran, keras, ngeyel, ngotot, nggak mau kalah. Karakter saya juga begitu. Ngeyel, ngotot, jatuh bangkit lagi. Saya nggak mau kalah," katanya.


Selain faktor klub, kedekatan Lamongan dengan kampung halamannya di Malang juga menjadi pertimbangan penting saat menerima pinangan Persela.


"Dari segi keluarga juga, jarak Lamongan ke Malang kan nggak begitu jauh. Jadi lebih dekat dengan keluarga," ucapnya.


Yudo juga mengungkapkan bahwa kapten Persela, Hendro Siswanto, memiliki peran besar dalam proses kepindahannya. Komunikasi awal justru dibangun melalui Hendro sebelum berlanjut ke tahap negosiasi.


"Mas Hendro memang yang nawarin saya. Tanya mau nggak ke Persela. Dari situ komunikasi awal akhirnya nyambung, lanjut negosiasi, akhirnya deal. Akhirnya jadi, rejekinya di sini, dekat keluarga," tutur Yudo.


Menjelang bergulirnya kompetisi, pemain berusia 32 tahun itu menegaskan pentingnya menjaga kondisi fisik agar mampu bersaing sepanjang musim.


"Jaga kondisi harus ekstra, benar-benar dijaga. Mulai istirahat, makan, latihan juga harus dua sampai tiga kali lebih keras dari pemain muda," katanya.


Yudo pun mengaku sudah tidak sabar menjalani latihan bersama rekan-rekan setim. Kehadiran kembali Dendy Sulistyawan serta kembalinya dukungan langsung dari Persela Fans di stadion menjadi motivasi tambahan baginya untuk segera tampil membela Panji Biru.


"Sudah nggak sabar, mas. Apalagi Dendy pulang ke Persela juga. Terus suporternya sudah bisa nonton. Jadi saya sudah membayangkan atmosfernya di stadion nanti," ungkapnya.


Pemain berusia 33 tahun itu berharap Persela mampu kembali menjadi kekuatan yang disegani dan mewujudkan target promosi ke Super League.


"Persela harus bisa lebih baik lagi. Siapa tahu rejekinya bisa promosi ke Super League. Persela harus bangkit," tegasnya.


Secara pribadi, Yudo memilih tidak membebani diri dengan target jumlah gol. Baginya, kepentingan tim berada di atas pencapaian individu.


"Semoga Persela lebih baik ke depannya, bisa bersaing di papan atas. Kalau rejekinya, bisa lolos ke Liga 1," ucapnya.


Dengan semangat tersebut, Yudo siap memberikan kemampuan terbaiknya demi membantu Persela bersaing di papan atas musim depan.


"Motivasi terbesar saya, pokoknya Persela harus papan atas. Nggak tahu bagaimana caranya, entah latihannya nanti sama Coach Bima mau disiksa seperti apa, yang penting Persela harus papan atas," pungkasnya.


Comments

ads bottom
    Sponsor Utama :
  • Sponsor Pendukung :