Bergabungnya Ruy Arianto dengan Persela Lamongan bukan sekadar langkah baru dalam perjalanan kariernya sebagai pesepak bola profesional.
Di balik keputusannya mengenakan seragam Laskar Joko Tingkir, tersimpan kisah tentang mimpi keluarga yang akhirnya menjadi kenyataan.
Meski lahir dan tumbuh di Surabaya serta mengawali karier di akademi Persebaya, Ruy memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Lamongan.
Sang ayah, merupakan putra asli Babat yang merantau ke Surabaya sejak 1992. Kecintaan keluarganya terhadap Persela pun telah tumbuh sejak lama.
Ruy mengungkapkan, almarhum kakeknya pernah memiliki harapan agar sang ayah dapat membela Persela. Mimpi itu belum sempat terwujud, hingga akhirnya kesempatan tersebut datang kepadanya.
"Sebenarnya kalau faktor (bergabung ke Persela) banyak sih. Di satu sisi bapak kan asli Lamongan. Terus juga almarhum embah dulu ingin lihat bapak bisa main di Persela, tapi tidak kesampaian. Akhirnya ada kesempatan besar ini, akhirnya saya ambil," kata Ruy.
Selain faktor keluarga, kehadiran pelatih kepala Bima Sakti juga menjadi salah satu alasan utama Ruy menerima pinangan Persela. Keduanya pernah bekerja sama saat membela Timnas Indonesia U-16, sehingga Ruy sudah memahami filosofi dan cara kerja sang pelatih.
"Coach Bima sendiri benar-benar ingin bekerja sama lagi dengan saya. Saya juga punya misi membantu Coach Bima agar sukses membawa Persela kembali naik ke Liga 1," katanya.
Bagi pemain berusia 22 tahun tersebut, mengenakan jersey Persela menjadi sebuah kebanggaan tersendiri. Ruy merasa mendapat kesempatan untuk membela daerah asal keluarganya sekaligus menjadi bagian dari klub yang memiliki sejarah panjang dalam sepak bola Indonesia.
"Bangga sekali. Saya merasa terhormat bisa menjadi bagian dari Persela. Saya tahu Persela tim besar, tim bagus, banyak mengorbitkan pemain-pemain bintang. Memang dari dulu saya juga ingin membela tim daerah asal bapak," ungkapnya.
Keputusan bergabung dengan Persela juga mendapat dukungan penuh dari sang ayah. Menurut Ruy, keluarganya menyambut kabar tersebut dengan penuh kebahagiaan.
"Langsung seratus persen oke. Selain karena Persela, bapak juga melihat sosok Coach Bima. Beliau yang banyak membimbing saya di Timnas U-16, membentuk saya menjadi pemain profesional dan lebih mengerti dunia sepak bola. Karena itu saya ingin membantu Coach Bima di sini. Bapak dan saya sama-sama senang bisa berada di Persela," tutur Ruy.
Kini, Ruy Arianto siap memulai perjalanan barunya bersama Persela Lamongan. Dengan motivasi untuk membanggakan keluarga sekaligus memberikan kontribusi terbaik bagi Laskar Joko Tingkir, Ruy berharap dapat membantu tim meraih target kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Comments