Persela Lamongan tak hanya tampil tajam untuk menyapu bersih empat pertandingan awal Championship 2026/2027 dengan kemenangan. Laskar Joko Tingkir juga menunjukkan pertahanan solid dengan catatan clean sheet alias belum sekalipun kebobolan.
Kemenangan 1-0 atas Barito Putera di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Minggu (4/10/2026), menjadi bukti terbaru kokohnya lini belakang Persela.
Catatan impresif tersebut tak lepas dari penampilan penjaga gawang Rafli Mahreza serta kerja kolektif barisan pertahanan dalam meredam serangan lawan.
Menariknya, soliditas pertahanan Persela ditopang kombinasi pemain senior dan pemain yang masuk regulasi U-21. Ahmad Showam Ilham mampu menjalankan peran penting di jantung pertahanan bersama bek senior Daniel Goncalves. Sementara itu, Rafi'ud Drajat mengawal sisi kanan dan Achmad Zidan mengisi sektor kiri pertahanan.
Kehadiran pemain muda di sektor belakang tak membuat keseimbangan tim goyah. Sebaliknya, mereka mampu menjalankan tugas dengan baik di tengah tuntutan kompetisi yang mengharuskan klub memberikan menit bermain kepada pemain regulasi.
Pelatih Persela, Bima Sakti, mengapresiasi performa lini belakang timnya. Ia menilai catatan empat pertandingan tanpa kebobolan menjadi pencapaian yang patut disyukuri, terlebih karena dua pemain regulasi U-21 ikut berkontribusi menjaga pertahanan.
“Ya alhamdulillah kita masih *clean sheet* ya, empat pertandingan. Apalagi di situ ada Showam, pemain regulasi, kemudian di bek kiri ada Zidan, pemain regulasi juga. Yang senior Daniel sama Rafi'ud, ditambah gelandang bertahan Hendro Siswanto yang pemain senior,” ujar Bima.
Menurut Bima, keberhasilan menjaga gawang tetap perawan bukan semata-mata hasil kerja penjaga gawang maupun empat bek. Kedisiplinan pemain di lini tengah, komunikasi, serta kekompakan antarpemain menjadi bagian penting dalam membangun pertahanan yang solid.
“Jadi ada dua pemain regulasi dengan catatan dan prestasi mereka sampai di empat pertandingan tanpa gol, saya pikir ini luar biasa,” lanjutnya.
Meski demikian, Bima mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlena dengan catatan apik tersebut. Baginya, *clean sheet* dan empat kemenangan beruntun harus menjadi modal untuk terus berkembang, bukan alasan untuk berpuas diri.
“Dan itu tidak terlepas dari kekompakan, *chemistry* mereka di lapangan, komunikasi, dan tentunya ini tidak boleh membuat kami puas karena nanti pertandingan berikutnya akan lebih berat lagi,” tegasnya.
Bima berharap tren positif ini bisa menjadi tambahan motivasi bagi skuad Laskar Joko Tingkir untuk menghadapi laga-laga berikutnya. Ia meminta seluruh pemain tetap menjaga fokus dan konsistensi, baik saat menyerang maupun ketika harus bertahan.
“Oleh sebab itu, kemenangan ini jadi motivasi, tapi tetap fokus untuk pertandingan berikutnya,” pungkasnya.
Empat kemenangan dan empat clean sheet menjadi modal berharga bagi Persela untuk melanjutkan persaingan di Championship 2026/2027. Tantangan selanjutnya adalah mempertahankan disiplin serta kekompakan agar benteng Laskar Joko Tingkir tetap sulit ditembus lawan.
Comments